Apakah Anda Mengalami Stres Keuangan?

August 25th, 2010

Keuangan bisa menjadi penyebab utama stres dalam kehidupan Anda. Banyak orang berjuang hanya mengandalkan gaji untuk mencukupi seluruh kebutuhan hidup mereka. Belum lagi disisihkan untuk menabung sebagai dana pensiun atau liburan yang sangat dibutuhkan. Apa pun alasannya, kita semua merasakan kecemasan yang terkait dengan kebutuhan untuk mendapatkan uang dan bagaimana membelanjakan uang yang kita miliki. Jika tak pandai-pandai mengatur keuangan antara pemasukan dan pengeluaran, masalah ini bisa menjadi penghancur hidup Anda. Apalagi bagi mereka yang telah berumah tangga.

Mereka yang menderita stres keuangan bisa menyebabkan insomnia, masalah jantung, masalah pencernaan, kesulitan konsentrasi dan perubahan suasana hati dan status mental. Anda mungkin menderita stres karena keuangan yang mungkin tidak Anda sadari. Anda bahkan tidak menyadari. Jika Anda tidak tahu bahwa Anda telah atau berpotensi memiliki stres. Untuk mengetahui apakah Anda menderita stres keuangan, ada baiknya uji diri sendiri dengan pertanyaan ini:

* Apakah Anda hidup dari gaji ke gaji?

* Apakah Anda menyadari pengeluaran bulanan Anda, account saldo, piutang, dan lain-lain? * Apakah Anda hampir tidak mampu melakukan pembayaran minimum kartu kredit?

* Apakah cek Anda memantul atau saldo account Anda negatif?

* Apakah Anda menggunakan satu kartu kredit untuk membayar tagihan kartu kredit lain?

* Apakah Anda menghindari membicarakan keuangan dengan pasangan Anda karena menyebabkan kegelisahan?

* Apakah Anda mengalami sakit kepala dan gangguan perut, atau borok yang terkait dengan khawatir keuangan Anda?

* Apakah Anda mencoba untuk mengikuti gaya hidup dan pengeluaran dari teman dan tetangga?

Jika Anda menjawab ya untuk beberapa dari pertanyaan-pertanyaan ini, Anda mungkin memiliki atau beresiko memiliki tekanan keuangan. Menghabiskan uang lebih dari yang Anda lakukan, kurangnya perencanaan dan mengeluarkan pengeluaran hanya demi harga diri Anda sendiri dapat menyebabkan bencana, finansial, emosional, mental dan fisik.

Segera atasi masalah stres keuangan Anda dengan mengelola keuangan lebih efisien. Dengan begitu Anda akan menurunkan stres. Menurunkan atau menghilangkan stres yang berhubungan dengan keuangan dapat membantu Anda menciptakan hidup lebih sehat lebih bahagia. Mengendalikan diri menggunakan uang untuk hal yang tak perlu juga akan membantu meringankan tekanan keuangan di masa depan.

8 Hal Yang Fatal Bila Dilakukan Sehabis Makan

August 14th, 2010

Kita tahu bahwa makan dan minum yang tidak sehat dapat menimbulkan penyakit-penyakit yang “mengerikan”. Tetapi banyak dari kita yang tidak tahu bahwa ada beberapa kebiasaan yang tidak baik dilakukan setelah makan. Bila dibiarkan atau terus dilakukan, hal-hal tersebut dapat menjadi “pembunuh” yang sewaktu-waktu dapat menimpa kita. Hal-hal tersebut adalah:

* Makan buah.

Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang sangat keliru! Buah yang masuk setelah makanan akan terhambat oleh makanan sehingga tidak bisa dicerna oleh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan buah terfermentasi dan busuk di lambung, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan.

* Minum teh pekat.

Teh dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan. Teh juga mengandung asam tanat, yang bisa bersatu dengan protein yang belum sempat dicerna sehingga menghasilkan sedimen yang sangat sulit dicerna. Jika keadaan demikian berlangsung lama maka akan menyebabkan anemia karena kekurangan zat besi.

* Merokok.

Merokok sehabis makan 10 kali lipat lebih berbahaya daripada merokok di saat-saat biasa. Hal ini disebabkan karena darah akan lebih cepat beredar setelah makan, sehingga banyak zat-zat yang tidak baik pada rokok diserap oleh tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati, otak besar dan pembuluh darah jantung.

* Mandi.

Mandi menyebabkan volume aliran darah pada permukaan kulit menjadi besar, dan volume aliran darah pada usus menjadi kecil. Hal ini mengganggu pencernaan.

* Mengendorkan ikat pinggang.

Hal ini dapat menyebabkan turunnya tekanan di rongga perut dan memaksa lambung turun (terjuntai).

* Berjalan-jalan.

Berjalan-jalan sesudah makan akan mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung akan melemah, penyempitan pembuluh darah, tekanan darah menurun dan lain-lain.

* Berkaraoke.

Bernyanyi dapat menyebabkan sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk, dan jika berat akan menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.

* Mengemudikan mobil.

Setelah makan, kebutuhan darah di rongga perut sangat besar, karena itu, suplai darah ke otak sedikit menurun, tetapi kekurangan yang sedikit ini cukup untuk menyebabkan kesalahan operasional dalam berkendara.

Dampak Negatif Susu Kedelai Yang Tidak Diketahui

August 9th, 2010

Dampak Negatif Susu Kedelai Yang Tidak Diketahui

Oleh : dr. Indiradewi Hestinignsih

Tahukah Anda? Susu kedelai bermanfaat jika produk kedelai telah terfermentasi. Namun ”tidak” bermanfaat jika produk tersebut adalah non-fermentasi.

The Cancer Council of New South Wales, Australia telah memperingatkan penderita kanker untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai. Peringatan tersebut dilatarbelakangi oleh karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker.

Produk kedelai terbagi menjadi 2 jenis, yakni produk yang terfermentasi adalah tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Dilain sisi terdapat produk NON-FERMENTASI seperti misalnya tahu dan susu kedelai, dan lainnya,

Pada produk kacang kedelai yang non-fermentasi terdapat kandungan zat yang diyakini membawa dampak buruk dan perlu diperhatikan, diantaranya seperti:

Kanker Tiroid

A)    Goitrogen – komponen yang mengganggu fungsi tiroid, dapat menyebabkan hypotiroid dan juga beresiko menyebabkan kanker tiroid. Untuk terjadi kanker, tergantung banyaknya dan usia.

Berdasarkan Soy Online Service, bayi seharusnya tidak mengonsumsi kedelai sama sekali. Bagi orang dewasa, hanya dengan 30 mg isoflavone (termasuk komponen goitrogen) per hari cukup mengganggu fungsi tiroid. Takaran isoflavon yang perlu diwaspadai ini ada pada 5-8 ons susu kedelai.

B)    Asam Phytic – Kedelai mengandung asam Phytic, yaitu asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya zat besi, kalsium, tembaga, dan terutama seng dalam saluran pencernaan.

Gangguan penyerapan mineral dalam saluran pencernaan.

Seng dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak serta sistem syaraf. Juga berperan penting dalam mengendalikan mekanisme kadar gula darah sehingga melindungi dari diabetes serta menjaga kesuburan.

Pada proses fermentasi kandungan asam phytic ini jauh berkurang sampai pada level aman untuk segala umur.

C)    Penghambat Trypsin – mengurangi kemampuan untuk mencerna protein. Pemberian produk kedelai yang non-fermentasi pada bayi dan anak secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya. Kacang-kacangan lain yang memiliki kandungan penghambat trypsin yang tinggi adalah kacang lima.

Gangguan pertumbuhan

D)    Nitrat – bersifat karsinogen (penyebab kanker), terbentuk pada saat pengeringan, dan zat beracun lysinoalanin terbentuk selama proses alkalin. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama MSG (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.

E)    Phytoestrogen – Biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh, kini ditemukan sebagai faktor penyebab kanker payudara dan leukemia pada anak.

Sel Kanker

F)    Aluminum – Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tapi tahukah Anda bahwa susu kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen) lebih banyak dibandingkan susu formula biasa?!

G)    Mangan – Produk formula kedelai memiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti pada penyakit Parkinson.

Tingkat kandungan mangan di tiap susu bayi berbeda-beda, yaitu:

  • ASI mengandung 4-6 mcg/L.
  • Susu formula bayi biasa (dari sapi) mengandung 30-50 mcg/L.
  • Susu formula kedelai mengandung 200-300 mcg/L!!!

H)    Terlalu Banyak Omega-6. Produk kedelai non-fermentasi mengandung kandungan Omega-6 yang lebih banyak dibandingkan Omega-3. Ketidakseimbangan rasio antara Omega-3 dengan Omega-6 akan membuat kita rentan terkena penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung, arthritis, asma, hiperaktif, dan depresi.

Dampak Bagi Anak Laki-Laki
“Pubertas dini (yang disebabkan oleh produk kedelai) bisa meningkatkan resiko anak laki-laki menderita kanker testicular di saat menjelang dewasa, karena telah terpapar berbagai hormone seks terus menerus,” ujar Marcia Herman-Giddens , peneliti dari  University of North Carolina.

Kandungan berlebih isoflavon memiliki sifat feminisasi, yang akan MENGAKIBATKAN UKURAN KELAMIN BAYI LAKI-LAKI JADI LEBIH KECIL DAN KECENDERUNGAN GENETIKA YANG MENGARAH KE HOMOSEKSUALITAS. Beberapa ahli mempersalahkan pengkonsumsian susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi seperti perempuan.

Dampak Bagi Anak Perempuan
Produk formula kedelai mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi dibandingkan ASI!

Anak-anak perempuan yang memasuki masa pubertas akan beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.

Dampak Bagi Wanita Muda
Disamping itu juga didapati bahwa dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh, mengandung cukup komponen kimiawi yang dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Para wanita yang memakai pil-pil kontrasepsi lebih sering mudah marah-marah seiring adanya gangguan hormonal. Hanya dengan 100 gr dari produk kedelai, mengandung komponen estrogenik yang sama dengan satu pil kontrasepsi.

Dampak Bagi Pria Dewasa
phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron (hormone pria).

Penelitian terhadap pejantan hewan-hewan juga telah banyak dilakukan, baik dari belalang sampai dengan cheetah. Dari penelitian-penelitian tersebut didapati bahwa kedelai mengakibatkan para pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma  pun berkurang.

Dampaknya pada manusia terlihat lebih lambat daripada pada hewan. Tapi tetap saja berdampak negatif jika kedelai secara rutin diberikan pada pria.[](IND/DA)